Review Artikel "Sering Baca Jurnal, Tips Temukan Kebaruan Ide"





      [O0219122] [Wahidun Ardi Nurfajar]
Penulis Mahasiswa 
Fakultas Keolahragaan

A. Latar Belakang



Dalam pembuatan artikel terkadang terlihat membosankan, hal itu dikarenakan ide yang dipaparkan kurang menarik. Kata-kata yang digunakan terkadang membuat pembaca bingung dan sulit mengerti. Sering ditemukan pula penulisan yang kurang tepat pada artikel. Hal itu membuat pembaca menjadi kurang puas dan menjadi kurang berantusias untuk membaca. Penulis sering tidak memperhatikan secara detail bagaimana artikel itu dapat memikat. Padahal semakin menarik artikel itu maka semakin memuaskan pembaca setelah membacanya. Melalui artikel yang dikutip dari website https://feb.uns.ac.id dapat membantu memberi tips pembaruan ide dan hal lainnya dalam pembuatan sebuah artikel.

B. Tujuan Artikel Ilmiah



Tujuan dari dibuatnya artikel tersebut adalah untuk memberikan pengetahuan bahwa dalam penulisan artikel perlu diperhatikan dan tidak seenak-enaknya. Supaya tujuan dari artikel itu sendiri dapat tersampaikan pada pembaca dan pembaca merasa puas setelah membaca. Dengan sumber yang telah ada dalam website https://feb.uns.ac.id.

C. Pembahasan



Dalam menulis artikel untuk publikasi tidak hanya untuk memenuhi kelulusan studi namun juga untuk mempekenalkan ide baru. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memperhatikan ide yang akan dituangkan pada artikel yang akan dibuat. Dr. Eng. Anto Satriyo Nugroho dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi saat menjadi narasumber di Workshop Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi yang digelar oleh Program Studi Magister Manajemen, Sabtu 1/2/2020 di Aula Konimex Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS), menyampaikan bahwa  ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam menulis antara lain kebaruan ide, substansi dari manuskrip yang ditulis harus menarik perhatian pembaca dan juga harus bisa meyakinkan pembaca bahwa ide yang dipaparkan itu benar. Tiga hal itu saling melengkapi dimana ketika adanya ide baru yang menarik maka pembaca akan tertarik untuk membacanya dan apa yang tertulis adalah benar.

Pada https://feb.uns.ac.id/feb/sering-baca-jurnal-tips-temukan-kebaruan-ide/ Dr. Anto mengucapkan bahwa untuk mengetahui kebaruan ide adalah dengan sering membaca jurnal ilmiah. Hal itu perlu dibagun dengan budaya membaca setiap harinya. Dikatakan pula untuk membaca sepuluh artikel setiap harinya supaya banyak ide yang didapatkan. Dan itu memudahkannya untuk menampung ide apa yang akan dituang dalam membuat artikel. Tidak hanya itu, dalam menulis artikel perlu juga memperhatikan tema. Dimana tema tersebut sesuai dengan lingkup jurnalnya. Akan menjadi sangat tidak sinkron ketika tema yang ditentukan tidak sesuai dengan jurnal. Gaya penulisan yang digunakan juga sangat penting untuk diperhatikan. Penulisan yang baik adalah bagaimana penggunaan kata dan tata bahasa yang baik.  Tri Mulyaningsih,SE, M.Si,Ph.D, dari FEB UNS selaku narasumber kedua pun menambahkan bahwa dalam penilitian juga dalam mengambil permasalahan sekitar untuk dijadikan bahan penelitian.

Dalam https://feb.uns.ac.id/feb/sering-baca-jurnal-tips-temukan-kebaruan-ide/ dalam acara tersebut terdapat pula sesi berdiskusi dengan dua narasumber yaitu Dr. Eng. Anto Satriyo Nugroho dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan Tri Mulyaningsih,SE, M.Si,Ph.D, dari FEB UNS. Membahas seputar pembuatan artikel yang baik dan benar yang dapat menarik perhatian dari pembacanya. Sesi berdiskusi ini menjadi sesi dimana hal yang dibinggungkan atau belum diketahui dapat terpecahkan. Saling bertukar pikiran untuk mendapatkan jawaban dari hal yang dipertanyakan.

D. Kesimpulan



Bukan hal yang mudah membuat suatu artikel, perlu memperhatikan beberapa hal termasuk ide yang dikemukakan. Salah satu cara mengetahui kebaruan ide itu adalah dengan banyak membaca jurnal-jurnal ilmiah. Tidak hanya itu, perlu juga memperhatikan tema dan gaya penulisan dalam pembuatan artikel. Hal itu bertujuan supaya artikel yang dibuat dapat menarik perhatian pembaca.

Komentar