Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

wer

dalam kehidupan, hubungan interpersonal adalah segalanya. dalam suatu hubungan terutama interpersonal diperlukan komunikasi yang baik. penyampaian yang jelas dengan diksi yang tepat mengakibatkan proses penerimaan informasi menjadi efektif. ketika seseorang yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, yang sekarang sangat dikenal dengan public speaking. seseorang akan dengan mudah mengendalikan orang lain atau bahkan peristiwa/fenomena tertentu. orang yang mendengarkan pun akan merasa nyaman dengan semua yang ia sampaikan tersebut. bahkan seorang wanita pun akan luluh dan memilih menjalin hubungan romantisme “buaya” yang pandai bicara daripada seorang pria pendiam yang benar-benar setia, begitu pula sebaliknya. lain dari seorang politikus menyampaikan janji yang terkesan sangat meyakinkan dengan kemampuan berbicara yang sangat mengesankan, meskipun janji-janji tersebut faktanya ialah omong kosong. karena memang sepenting itulah komunikasi. sebagai bagian penting dari komunikasi, berbi...

premeditatio malorum

apa yang kalian pikirkan ketika sedang berkendara? aku : “hari ini mungkin aku akan jatuh dari motor, kecelakaan parah atau mungkin mati?” seperti apa sih yang dipikirkan oleh seorang optimistik? bagaimana bisa mereka berpikir bahwa yang mereka inginkan akan terjadi. bagaimana bisa sepositif itu. mereka bisa memberi energi hangat kepada orang lain, apakah itu berkat Tuhan? lalu seorang pesimistik dianggap seperti membawa racun mematikan yang bisa memengaruhi manusia dengan begitu buruknya. terhindarkan. pahitnya, mereka dijauhi. apakah pesimis (berpikir negatif) itu salah? apa kalian tahu sebenarnya mereka hanya takut (sangat takut) didustakan oleh harapan, ekspetasi, keinginan. teringat sebuah cerita tentang bagaimana si pesimistik ditolak karena sang optimistik sangat optimis bahwa ia takut dipengaruhi aura negatif yang dibawa oleh pesimis. sebegitu menjijikannya seorang yang pesimis? itulah salah satu alasan yang membuatku untuk selalu berpikir negatif. tidak percaya dengan ekspetas...

paranoia

ternyata sulit ya. kuingin bukan masalah ketika memaksa untuk berusaha baik-baik saja, terlepas dari semua pikiran dan teori yang telah dipelajari, eksekusi tetap saja menjadi kesulitan. meskipun kali ini posisi pikiranku lebih mengarah ke positif, ternyata hipotesis negatif pun masih terbuktikan dengan data yang ada. berbohong jika aku tidak ingin mengobati aku. tapi prioritasku kali ini bukan aku. melepas semua lara yang aku dapatkan. di ruang lain aku ingin menolongmu. entah mengapa. balas dendam merupakan hal yang menarik hati ini. akan tetapi apa manfaatnya?. karena membuat orang lain selalu mengingat kebaikan yang dilakukan adalah hal yang aku inginkan, seperti orang-orang yang belum lama ini memberiku semua makna tentang pemberian. aku takut dengan pikiran gelapku yang kadang masih muncul di permukaan, merubah pandangan tentang kehidupan tidak semudah mendengar cerita orang lain. ketakutan ini terhadap pikiran yang selama ini ada dalam ruang. apakah selama ini hanya memanfaatkan...

perspektif

 sebuah catatan untuk malam ini aku belajar bahwa ada banyak perbedaan pandangan tentang bersyukur. tidak hanya berkata “kamu harusnya bersyukur” namun, “ya, sekarang aku mengerti mengapa kau memutuskan untuk seperti itu” malam ini aku mendengar sebuah kisah yang bahkan aku tidak menduganya sebelumnya. dengan kisah yang menurutku tidak ada hal benar atau salah tentang sebuah keputusan dari seorang orang tua yang menginginkan hal yang menurutnya terbaik untuk anaknya menurutku, hal ini merubah pandanganku tidak hanya tentang rasa bersyukur namun sebuah perspektif(ku) tentang kehidupan yang semakin meluas diawali bukan dengan seorang yang sombong dan menyatakan dia memiliki segalanya. (dia) mengawalinya dengan rasa syukur yang berbeda. dengan menyeritakan bagaimana kehidupannya selama ini dan bagaimana dia menginginkan kehidupan yang seperti apa “harusnya dia bersyukur memiliki hal-hal tersebut, dan harusnya menuruti keinginan orang tuanya” mungkin sebagian orang akan mengatakan hal ...

K

hai kau. siapapun dan apapun kau ajari aku, bekali aku, entahlah tentang apa yang kuinginkan hanyalah pemberian harapan yang tak meyakinkan ingin menerangi, namun dengan apa? selama ini bersembunyi, selalu dipermukaan tentang konsistensi benar atau salah, baik atau buruk bagaimana menilai? kemampuan. apa? tidak ada. mungkin. bagaimana untuk tahu? menyuara pun tak bisa selalu banyak yang terpikir tak mampu untuk keluar mereka kepadaku terimakasih dariku sungguh maaf siapakah aku? apakah sesuai dengan pujian? kurasa tidak. maaf tolong yang disana siapapun ajari aku, bimbinglah aku dengan segala semesta dalam jiwa ini hanya teman dibawah sadar hanya bawah sadar yang memberi kebahagiaan dengan raguku dengan ketidakpastianku dengan ketidaktahuanku dengan ketidakmampuanku dan segala pengharapan dari beberapa tolong siapapun, temukanlah aku dengan aku.